RajaSalman bin Abdulazis Al Saud akan mengadakan beberapa kegiatan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/3/2017) pekan depan. Raja Salman (Tengah) Dua kegiatan yang dilakukan oleh Raja Salman di Masjid Istiqlal diantaranya adalah melakukan sholat sunnah setelah sholat Dzuhur dan menandatangani buku tamu sebagai kenang-kenangan.- Jadwal Masjid Istiqlal, Jakarta selama Ramadhan 2023 menyelenggarakan sejumlah kegiatan khusus. Di antaranya ialah sholat tarawih, dzikir dan tasiah menjelang buka puasa yang dilanjutkan dengan itfhar jam'i buka bersama, sahur bersama, nuzulul Qur'an, dan Pengelola Masjid Istiqlal BPMI sudah menyiapkan agenda khusus dalam menyambut bulan suci Ramadhan 2023. Selain kegiatan yang sudah menjadi rutinitas sehari-hari, BPMI juga menambah sejumlah program istimewa selama Ramadhan 1444 H. Agenda Ramadhan 2023 Masjid Istiqlal Dkutip dari laman resmi pihak panitia BPMI memiliki sejumlah agenda sepanjang Ramadhan 1444 H. Beberapa di antaranya adalah kegiatan rutin, seperti shalat fardhu berjamaah yang dipimpin oeh para imam dan muadzin Masjid pula kuliah subuh yang dilaksanakan setelah shalat subuh setiap harinya. Berikutnya, kajian zuhur yang merupakan kegiatan rutin setelah shalat itu, BPMI juga menyelenggarakan program bukber atau buka bersama. Acara bukber dilakukan di sepanjang koridor teras raksasa Masjid Istiqlal. Sembari menunggu buka puasa tiap harinya, jamaah juga dapat mendengarkan tausiah dan zikir sebelum berbuka puasa shalat tarawih Ramadhan 2023 di Masjid Istiqlal diselenggarakan sejak malam pertama. Pelaksanaan tarawih terdiri dari 20 rakaat, dengan 10 kali salam formasi 2-2-2-2-2-2-2-2-2-2. Ini dilanjutkan dengan shalat witir 3 rakaat dengan 2 kali salam, yaitu 2 rakaat terlebih dahulu dan ditutup dengan 1 shalat tarawih, Masjid Istiqlal mengadakan tausiah yang disampaikan oleh ulama, tokoh agama, dan akademisi. Di samping itu, terdapat tilawatil Qur'an, atau pembacaan ayat suci Al-Qur'an sebelum shalat tarawih setiap lainnya di Masjid Istiqlal adalah Tadarus, kegiatan tilawah wat-tasmi' setelah shalat tarawih. Kegiatan ini dipandu imam atau muadzin masjid dengan harapan dapat khatmul qur'an pada akhir bulan Ramadhan. Tadarus dimulai sekitar pukul berikutnya pada Ramadhan 2023 adalah peringatan Nuzulul Qur'an yang berlangsung pada 17 Ramadhan. Ada pula santunan untuk 1000 anak yatim pada 16 Ramadhan 1444 H di Lantai Utama Masjid Istiqlal. Adapun program unggulan lainnya yaitu iktikaf dan qiyamul lail. Acara ini hanya digelar selama 10 malam terakhir bulan Ramadhan 1444 H. Waktunya dimulai sekitar pukul WIB hingga pukul WIB. Acara iktikaf dan qiyamul lail diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, tausiah oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, sholat tasbih 4 rakaat dengan 2 kali salam, sholat tahajud 8 rakaat dengan 4 kali salam, sholat witir 3 rakaat dengan 2 kali salam, serta ditutup dengan doa dan Masjid Istiqlal Ramadhan 2023 Berikut jadwal Masjid Istiqlal selama Ramadhan 2023 Sholat Berjamaah Zikir dan Tausiah Jelang Buka Puasa Buka Bersama Tilawatil Qur'an Tausiah Jelang Tarawih Sholat Tarawih Tadarus Kajian Subuh Kajian Zuhur Santunan Anak Yatim Nuzulul Qur'an Sahur Bersama Iktikaf 10 hari terakhir Akses Masuk Masjid Istiqlal Ramadhan 2023 Untuk memudahkan jamaah yang ingin berkegiatan di Masjid Istiqlal selama Ramadhan 1444 H, berikut adalah akses atau pintu masuk yang dapat dilewati jamaah umum untuk berkunjung dan beribadah ke Masjid Istiqlal yang dikutip via akun Instagram resmi masjid Gerbang Al-AzizBisa dipakai untuk jamaah yang datang menggunakan kendaraan bermotor atau mobil. Letaknya di Jalan Perwira atau seberang SMP Negeri 4 Gerbang Al-FattahBiasa digunakan untuk jamaah pejalan kaki. Gerbang Al-Fattah letaknya berada di seberang Gereja Katedral, Gerbang As-SalamBisa digunakan bagi jamaah yang berjalan kaki menggunakan transportasi umum, seperti TransJakarta atau via Stasiun Juanda. - Sosial Budaya Kontributor Beni JoPenulis Beni JoEditor Fitra Firdaus
Padahari Kamis (2/3/2017) Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud beserta rombongan mendatangi Masjid Istiqlal guna melakukan shalat sunnah Tahiyatul Masjid sekaligus melihat keindahan masjid terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Selain itu Raja Salman juga memberikan hadiah berupa kain kiswah Ka’bah bertuliskan benang emas kepada pengurusnya.
Foto Republika/ Yasin Habibi Umat muslim menanti berbuka puasa pada hari pertama bulan suci Ramadan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu... JAKARTA - Masjid Istiqlal menyambut Ramadhan 1438 H dengan berbagai kegiatan yang semarak. Menurut Wakil Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal BPPMI KH Bahrul Hayat, dalam Ramadhan tahun ini Masjid Istiqlal menggelar berbagai kegiatan. Di antara kegiatan itu antara lain, bazar, buka puasa takjil bersama untuk 100 ribu orang, santunan anak yatim, pesantren Ramadhan untuk Remaja, dan tentu saja ibadah shalat tarawih berjamaah dan I’tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Shalat tarawih berjamaah dilaksanakan setiap hari di lantai utama. Berdasarkan rilis yang diterima kegiatan bazar dikemas dalam Istiqlal Ramadhan Fair berupa bazar aneka produk yang berlokasi di sekitar area parkir Masjid Istiqlal. Bazar ini menampilkan produk-produk fashion, buku, makanan dan minuman, aksesoris, produk herbal, dan berbagai produk lainnya. Bazar dilaksanakan mulai 19 Mei 2017 hingga 17 Juni tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Istiqlal juga akan menyediakan Takjil Ramadhan bagi sekitar 100 ribu orang selama Ramadhan. Setiap Senin-Jumat disediakan sekitar paket takjil. Sedangkan Sabtu-Ahad biasanya pengunjung jauh lebih banyak sehingga panitia menyediakan antara paket takjil. Banyaknya paket ini sangat tergantung sumbangan dari masyarakat dan perusahaan. Karena itulah, panitia dengan terbuka dan senang hati menerima berbagai sumbangan, baik berupa uang maupun makanan minuman untuk berbuka. Ibadah memberikan takjil makanan berbuka bagi orang yang berpuasa ini sangat menarik karena mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Sebelum buka bersama, diadakan membaca Alquran, zikir, dan tausyiah menjelang berbuka. Sebelum ashar, diadakan pentas seni budaya Islam di koridor juga akan mengadakan Pesantren Ramadhan bagi peserta yang terbagi dalam tiga gelombang. Masing-masing gelombang diselenggarakan selama tiga hari dua malam. Gelombang I diselenggarakan 28-30 Mei 2017 untuk peserta kelas 5-6 SD dan SMP, Gelombang II diselenggarakan 30 Mei sampai 1 Juni 2017 untuk peserta SMP. Gelombang III diselenggarakan 1-3 Juni 2017 untuk peserta tingkat SMA, mahasiswa, dan remaja umum. Pendaftaran peserta bisa dilakukan mulai 20 Mei 2017 bertempat di Bidang Diklat Tarbiyah Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal BPPMI, yang terletak di lantai dasar Masjid Istiqlal. Pada pertengahan Ramadhan, tepatnya 16 Juni 2017, Istiqlal akan mengadakan santunan anak yatim yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Santunan ini berupa uang dan keperluan ibadah. Santunan ini juga hasil donasi dari para jamaah dan masyarakat. Pada malam 17 Ramadhan, Istiqlal akan mengadakan peringatan Nuzulul Quran. Peringatan malam turunnya Alquran akan diselenggarakan di lantai utama Masjid Istiqlal. Selama Ramadhan, Istiqlal juga menerima zakat, infaq, dan shadaqah dari masyarakat untuk disalurkan kepada yang amaliyah Ramadhan Masjid Istiqlal diakhiri dengan Takbir Bersama pada malam Idul Fitri dilanjutkan dengan Shalat Idul Fitri keesokan harinya. Masjid Istiqlal bisa menampung 16 ribu jamaah di lantai utama. Jika selasar dipergunakan, sebanyak 50 ribu orang bisa ditampung. Ketua Panitia Amaliyah Ramadlan Masjid Istiqlal, H Wahyono mempersilahkan masyarakat untuk beribadah secara khusyu’ di Masjid Istiqlal. Panitia dan pengelola akan memberikan pelayanan sebaik-baiknya agar kegiatan ibadah di bulan Ramadlan ini bisa memberikan dampak pribadi dan sosial bagi masyarakat muslim khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Baca Pengunjung Masjid Istiqlal Diimbau Jaga Kebersihan Tag marhaban ya ramadhan semarak ramadhan masjid istiqlal ramadhan 2017 Berita Lainnya JadwalKajian Sunnah Indonesia 2022-06-08T09:36:13+07:00. Bagaimana Cara Menegur Imam Masjid Yang Bacaannya Kacau? Pertanyaan: بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ Ustadz., bagaimana mana caraJakarta Pada 6 Juni, Duta Besar Amerika Serikat AS untuk Indonesia, Sung Y. Kim dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar turut dalam upacara pengguntingan pita meresmikan American Space di Masjid Istiqlal, bermitra dengan Voice of Istiqlal VoIST. American Space yang baru milik Kementerian Luar Negeri AS ini adalah yang pertama yang terletak di dalam sebuah masjid. Prakarsa Kedubes AS di Jakarta dan Masjid Istiqlal ini akan mempererat hubungan antara masyarakat Amerika Serikat dan Indonesia. Kedubes AS dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal menandatangani Nota Kesepahaman MoU pada 6 April 2023 untuk memperkokoh kemitraan ini. American Space terbaru ini menambah jumlah fasilitas sejenis di seluruh Indonesia yang saat ini berjumlah 12. Program-program American Spaces memiliki fokus di lima bidang yaitu pembelajaran dan pelatihan guru Bahasa Inggris; konsultasi pendidikan dan promosi studi di Amerika Serikat; jejaring, proyek dan kegiatan alumni; program kebudayaan dan penjangkauan; dan informasi umum mengenai Amerika Serikat. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? “Fasilitas American Space di Istiqlal ini terbuka untuk siapa saja dan menjadi sarana bagi warga Muslim maupun non-Muslim di Indonesia yang tertarik untuk berdialog dan bekerja sama” ujar Dubes Kim saat pembukaan, seperti dikutip dari pernyataan Kedubes AS di Jakarta. “Ini akan menjadi wadah bagi komunitas lokal berdiskusi masalah global dan nilai-nilai yang dianut bersama antara masyarakat Indonesia dan AS,” tambahnya. “American Space Voice of Istiqlal menjadi sarana memperkuat hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia,” kata Imam Besar Nasaruddin Umar. “Kami melihat Istiqlal siap untuk menjadi pusat peradaban Islam, identitas nasional dan simbol kemajuan masyarakat Indonesia yang akan mempromosikan dialog lintas agama dan Islam moderat dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antara Timur dan Barat,” imbuh Dubes Kim. American Space ini menempati ruang yang besar dan fleksibel di dalam perpustakaan masjid dengan koleksi buku dan akses ke sumber informasi penting dan jurnal, dilengkapi dengan komputer, proyektor dan layar yang dapat digunakan masyarakat umum. Fasilitas ini dapat menampung sekitar 40 pengunjung program tatap muka. Kegiatan penjangkauannya akan fokus pada demokrasi, hak asasi manusia, dan keberagaman serta mempromosikan pendidikan dan peningkatan keterampilan untuk pemuda usia 18-35 tahun. Tempat ini juga akan menjadi sarana untuk mempelajari seluk beluk nilai, gagasan, dan budaya Amerika, dan menjadi pusat informasi peluang program pertukaran ke Amerika Serikat. Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News
Pak Prabowo akan shalat Id di Masjid Nurul Wathan yang ada di Hambalang," ujar juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga (BPN) Andre Rosiade, saat dihubungi, Selasa (4/6/2019). Setelah itu, menurut Andre, Prabowo akan menggelar halal bihalal dengan mengundang masyarakat sekitar dan tokoh-tokoh Partai Gerindra.Istiqlal Halal Expo 2022 Resmi DIgelar, Simak Keseruannya. Foto Chelesa/ - Istiqlal Halal Expo 2022 dan Kick Off Milad 44th Masjid Istiqlal secara resmi dibuka, Rabu 5/12. Acara ini akan diselenggarakan di area Masjid Istiqlal pada 5 Januari - 27 Februari 2022. Dengan mengusung tema Becoming the Biggest Halal Market, acara ini menargetkan lebih dari pengunjung setiap harinya. BACA JUGA Ada Proyek Didanai SBSN di Kalimantan Timur, Apa Saja? Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nazaruddin Umar mengatakan, menyambut usia 44 tahun masjid Istiqlal, pihaknya memang akan melakukan banyak kegiatan-kegiatan internasional. "Masjid bukan lagi hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga pemberdayaan ekonomi umat," kata Nazaruddin di dalam konferensi pers di ruang VIP masjid Istiqlal, Rabu 5/12. BACA JUGA Promo Superindo Hari Ini Terakhir, Yuk Buruan Serbu Diskonnya! Nazaruddin ingin Masjid Istiqlal terus mensyiarkan agama Islam dan ke depan akan menjadi gerbang perkenalan bangsa Indonesia ke luar negeri. "Melalui berbagai festival ini, kami tunjukkan Indonesia adalah bangsa yang mandiri, demokratis, toleran, menjunjung tinggi HAM, menghargai kesetaraan gender, menghargai difabel, perempuan anak-anak, dan sebagainya," katanya. BACA JUGA Catat! Harga Tanah di Calon Ibu Kota Negara Bakal Naik Adapun, Istiqlal Halal Expo 2022 akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti pameran produk halal, kajian Islam, workshop & diskusi Internasional, peresmian program halal Istiqlal, peresmian area produk halal, fashion show muslim, perlombaan keagamaan, bisnis forum, funbike serta kegiatan lainnya. Silakan baca konten menarik lainnya dari di Google News
Masjidyang dibangun sebagai simbol persaudaraan antara dua bangsa ini diresmikan pada Hari Selasa, 22 Februari 2022. Dipilihnya Nama “Istiqlal” Sebagai Harapan Palestina Segera Merdeka. Baca Juga: Viral, Cerita Gadis Desa Cantik Asal Jampang Sukabumi Keturunan Palestina Tinggal di Gubuk Reyot. masjid Istiqlal di Palestina. (Dok.Gereja Katedral Mengubah Jadwal Misa saat Hari Raya Idul Fitri. CNN Indonesia/Yohannie Linggasari Jakarta, CNN Indonesia - Gereja Paroki Katedral Jakarta mengubah jadwal misa Minggu pagi saat hari raya Idul Fitri. Tujuannya, untuk menyediakan lapangan parkir bagi umat muslim yang akan melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal yang terletak di seberang Katedral. Perubahan jadwal misa itu diumumkan pengurus Gereja Katedral di akun Facebook Keuskupan Agung Jakarta KAJ.“Sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri dan Sholat Ied, halaman Gereja Katedral dipakai untuk mendukung terlaksananya kegiatan saudara kita kaum muslim maka, jadwal misa Minggu, 25 Juni 2017 diubah menjadi Pagi hari wib & wib , Sore hari seperti biasa Pkl. wib & wib.” demikian keterangan pengurus Juru Bicara Katedral jakarta Susyana Suwadie, perubahan jadwal misa itu merupakan inisiatif Kepala Paroki Gereja Katedral Jakarta, Romo Hani Rudi Hartoko bersama Dewan Paroki Pengurus Harian Gereja Katedral."Halaman parkir gereja dapat digunakan untuk parkir bagi umat yang akan melakukan Salat Ied di Masjid Istiqlal," kata Susyana dalam pesan singkatnya kepada Senin 19/6.Susyana mengatakan, hari raya Idul Fitri tahun ini agak khusus, karena bersamaan dengan hari Minggu. "Kami memahami umat muslim hanya ada satu waktu serentak untuk salat Id. Sedangkan misa bisa menyesuaikan diri karena ada beberapa kali dalam hari Minggu," jadwal misa merupakan wujud toleransi gereja katedral. “Bertetangga yang baik dan tulus sebagai sesama anak bangsa dan saling mendukung dalam bertetangga. Untuk saling menghormati dan ikut bergembira di hari yang Fitri,” kata Susyana. Tiap pekan, biasanya gereja Katedral Jakarta menyelenggarakan misa tujuh kali, yakni pada Sabtu pukul WIB, dan Minggu pada pukul WIB. PengelolaGereja Katedral mempersilakan jemaah salat id Masjid Istiqlal untuk memarkir kendaraannya di tempat mereka. Jakarta Pusat, Minggu (25/6/2017) sekitar pukul 07.00 WIB, parkiran bagian Kubah utama masjid Istiqlal berdiamater 45 meter, sebagai simbol dari tahun kemerdekaan RI Masjid Istiqlal mempunyai 12 pilar yang melambangkan tanggal lahir Nabi Muhammad SAW Dalam bahasa Arab, nama Istiqlal berarti kemerdekaan Mimbar yang digunakan khotib untuk menyiarkan khotbahnya Masjid Istiqlal mampu menampung jamaah hingga ribuan orang Ide mendirikan masjid sebagai simbol kemerdekaan tercetus di tahun 1953 Pembangunan masjid Istiqlal memakan waktu hingga 17 tahun Teras raksasa mempunyai luas sekitar meter persegi Masjid Istiqlal mempunyai kegiatan rutin harian, bulanan, dan tahunan, kegiatan makin banyak memasuki bulan Ramadan Kaligrafi dua kalimat syahadat terpampang di bagian tengah masjid Lokasi masjid Istiqlal bersebelahan dengan gereja Katedral, menandakan masyarakat Indonesia yang penuh toleransi Masjid Istiqlal merupakan masjid yang sengaja dibangun sebagai simbol dari kemerdekaan Indonesia Secara keseluruhan masjid Istiqlal dibangun di lahan seluas 9,5 hektare Menara masjid Istiqlal mempunyai ketinggian cm, simbol dari jumlah ayat dalam Alquran Bagian kanan, kiri, belakang masjid Istiqlal dibuat bertingkat sehingga mampu menampung jamaah lebih banyak Lafadz Allah yang berada di bagian depan masjid TAK jauh dari Istana Negara, sebuah masjid besar berdiri megah. Begitu indah. Agung. Tamannya bak hutan kota lengkap dengan kolam air mancurnya. Dari teras masjid, Anda bisa melihat bangunan utama masjid dengan kubah besar dan menara yang menjulang tinggi. Jika malam, masjid bermandikan cahaya lampu yang memberikan suasana damai. Di dalam masjid terhampar karpet merah marun menutupi seluruh lantai. Tiang-tiang besar menopang kubah di atasnya. Ragam hias ornamen masjid begitu elegan. Sama seperti sisi luar, bagian interior juga memiliki tata pencahayaan yang mempesona. Itulah Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara, yang kian megah setelah direnovasi. Siapa sangka, butuh waktu lama bagi umat Islam untuk memiliki sebuah masjid agung di ibukota Jakarta. Keinginan itu sudah muncul pada masa kolonial Belanda. Saat itu masjid hanya terdapat di kampung-kampung dalam ukuran kecil dan sederhana. Namun, keinginan itu jelas tak mungkin terwujud. “Sehingga segala cita-cita tinggal angan-angan belaka,” ujar Solichin Salam dalam Masjid Istiqlal Sebuah Monumen Kemerdekaan. Pun ketika keinginan itu muncul lagi sekira 1944. Beberapa ulama dan tokoh Islam berkumpul di rumah Bung Karno di Pegangsaan Timur 56 sekarang Jl. Proklamasi Jakarta. Usulan itu disambut baik oleh Bung Karno tapi sulit dilaksanakan mengingat Jepang masih berkuasa di Indonesia. Barulah pada 1950 ide itu dibicarakan serius oleh Menteri Agama Wahid Hasyim bersama beberapa tokoh Islam. Pembangunan masjid agung bisa dianggap sebagai rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia di mana umat Islam ikut ambil peranan. Mereka menamakannya Istiqlal, diambil dari bahasa Arab yang artinya “merdeka”. Lalu, pertemuan sejumlah tokoh Islam di Jakarta tahun 1953 menghasilkan rekomendasi pembentukan Yayasan Masjid Istiqlal. Yayasan itu disahkan pada 7 Desember 1954 setelah mendapat restu dari Presiden Sukarno. Dalam pertemuan dengan presiden, mereka juga membicarakan penentuan tempat. Wakil Presiden Mohammad Hatta hadir. Tiap orang memiliki perbedaan pendapat tentang letak Istiqlal. Alwi Shahab, sejarawan Jakarta, mencatat Hatta mengusulkan Istiqlal dibangun di Jalan Thamrin. “Karena lokasi ini berdekatan dengan kampung-kampung yang berada di belakangnya,” tulis Alwi dalam “Istiqlal” termuat di Betawi Queen of The East. Sementara Sukarno memilih Taman Wijaya Kusuma dulu Wilhelmina Park, tak jauh dari Lapangan Banteng. Di taman warisan kolonialisme itu terdapat monumen pendudukan Belanda di Aceh dan Benteng Citadel Prins Frederik Hendrik yang tak terurus. Jauh dari keramaian dan permukiman. Banyak pohon rimbun di sekitarnya. Ada pula dua aliran sungai di dekatnya. Yuke Ardhiati dalam Bung Karno Sang Arsitek menyebut alasan lain Sukarno memilih lokasi ini. “Tak lepas dari ingatan masa kecil Sukarno semasa kecil yang sering bermain dan berenang di pinggir sungai.” Usulan Sukarno diterima peserta pertemuan. Istiqlal dibangun di Taman Wijaya Kusuma, tepat di samping Gereja Katedral. Sukarno juga menginginkan desain Istiqlal disayembarakan secara terbuka. Dewan juri sayembara pun dibentuk. Ada 22 gambar dan maket rancang bentuk dalam tiga dimensi masuk ke kantor dewan juri. Melalui sidang dewan juri, terpilih lima pemenang. Salah satunya F. Silaban dengan karya “Ketuhanan”. Yayasan menunjuk Silaban sebagai arsitek dan menjadikan karyanya sebagai rujukan Istiqlal. Yang menarik, Silaban seorang penganut Kristen Protestan. Tapi tak banyak masalah tentang latar belakangnya. “Bahkan, kabarnya papi sempat dipeluk oleh Hamka karena karyanya itu,” ujar Poltak Silaban, anak F. Silaban, dikutip 15 Juni 2017. Sukarno menyukai rancangan dan maket Silaban. Sebab, cocok dengan pandangannya tentang arsitektur Istiqlal. Dia ingin Istiqlal berbeda dari masjid-masjid Indonesia lainnya. Dia membayangkan Istiqlal memiliki arsitektur bangunan modern. Kuat, canggih, dan megah. “Bangsa yang besar tidak boleh memiliki sebuah masjid kayu yang beratap genteng; untuk kota besar seperti Jakarta yang menjadi pusat Indonesia, diperlukan masjid yang semewah mungkin, [masjid] yang menjadi tempat ibadah lima puluh ribu, enam puluh ribu, tujuh puluh ribu orang dan menggunakan bahan bangunan yang akan bertahan selama ratusan, bahkan ribuan tahun,” kata Sukarno dalam pidato pemancangan tiang pertama Masjid Istiqlal pada 24 Agustus 1961 bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Rancangan Silaban penuh dengan simbolisasi terhadap perkembangan agama Islam dan sejarah Indonesia. Pilar utama masjid berjumlah 12, melambangkan tanggal kelahiran Nabi Muhammad, 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Pilar tersebut berdiameter 45 meter sebagai penanda tahun kemerdekaan Indonesia. Pembangunan Istiqlal sempat terhenti beberapa kali. Masalahnya soal dana. Krisis ekonomi dan politik, disusul pergantian kepemimpinan nasional dari Sukarno ke Soeharto, juga punya andil. Pembangunan Istiqlal akhirnya dilanjutkan di bawah Menteri Agama M.. Dahlan. Panitia baru dibentuk dengan Idham Chalid menjadi koordinator Panitia Nasional Pembangunan Masjid Istiqlal. Masjid Istiqlal akhirnya diresmikan penggunaannya oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978. Sebuah masjid lambang kemerdekaan dan persatuan rakyat Indonesia telah berdiri. Berdirinya bangunan megah dua agama yang bersebelahan menunjukkan Bhineka Tunggal Ika. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini digunakan sebagai kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia dan berbagai kegiatan seperti pengajian, tabligh akbar, dan perayaan hari besar Islam. Masjid ini juga menjadi destinasi wisata yang terkenal di Jakarta. Selama puluhan tahun, Masjid Istiqlal telah menjadi tempat bersatunya umat yang penuh kasih, saling menghargai, dan bertoleransi antar sesama bangsa Indonesia.* Artikel Terkait GdIh.